Tanpa Kamu

Aku tanpamu (i)

aku tanpa mu ibarat orang gila sasau cakap sensorang, ketawa sensorang, mengekeh sensorang, marah sensorang, meroyan sensorang.. ya, aku tanpamu memang layaknya seperti orang skizo punya teman rekaan hayalan yang sepenuhnya realiti bagi mereka. aku tanpamu ibarat beruk bisa ngomong, ibarat ikan berbicara cinta, laksana bulan muncul ditengahari, bak mentari ditelan lautan…. aku tanpamu henpon.. apa bisa aku berjustifikasi akan teruknya tingkah ku semenjak kemarin sudah..

————————————————————

Aku tanpamu (ii)

sepi hati terjadi lagi.. mungkin sampai mati.. aku sepi. biar senyum hadir di hariku.. namun ini hanya dibibir.. dibibir saja…. aku ini.. yang bisa mengerti.. walaupun yang lain.. mau mengerti.. namun berat beban dihidupku.. biarkan saja.. biar saja hanya ku yang tahu.. huuu.. sejarah cinta danhidupku penuh duri dan banyak ranjau untuk kesabaran yang perlu, untuk tetap ku berdiri, ada saatnya ku bicara bila hati tlah pulang.. spanjang ku bisa atasi semua.. aku tetap diam.

—————————————————

kamu: “Kalau bolehku berikan bulan… kalau bisa ku tatangkan lautan penuh.. untukmu”

Saya: “kesakitan apa yang bisa kamu berikan pada saya?”

Kamu: “Cinta sebesar zarah”

No comments yet. Be the first.

Leave a Reply