Demi pekatnya malam, dinginnya subuh dan teriknya mentari…
Matahari
Ku datang mencari mu, Yang berselindung dalam bayangan
Ternyatalah kealpaan, Menjadi duri dalam jiwa ku Semakin jauh menyusur matahari, Semakin jauh aku hilang arah tuju ku, Tidak ku sangka yang terang akan silau, Meskipun intan bayangnya, jua tak berwajah, Biarpun gelap malam, Mata terpejam hati ku tenang, Kekusutan ansur pulang, Bersama bayang siang semalam
Baru ku tahu ertinya, Sakit yang mencengkam dada
Malam yang sesepi itu, Pembuka jalan selebar dunia (Lagu: Amuk)